Thursday, 15 June 2017

Curug Cimanintin

Salah satu objek wisata alam di Kabupaten Tasikmalaya adalah Curug Cimanintin, dimana air terjun tersebut merupakan wisata alam yang masih murni akan keindahan, kealamian, dan keasriannya. Hutan yang rimbun dan hijau, lereng Gunung Aseupan dan Gunung Bongkok yang tinggi menjulang, membuat para pengunjung yang datang terpesona akan keindahannya.
Curug Cimanintin sangat jarang di dengar karena jauh dari sosialisasinya dan hingar bingar perkotaan. Namun Curug Cimanintin mempunyai  nilai lebih dari curug lainya yaitu dari ketinggiannya hingga mencapai 120 meter. Sumber air yang mengalir langsung dari pegunungan, tepatnya dari akar pohon yang berada di Gunung Aseupan, kemudian curug tersebut mempunyai dingding atau lereng yang curam, dan cocok untuk pecinta panjat tebing dan pecinta alam lainnya.
Keindahan panorama alam dan kesejukan Curug Cimanintin dapat dirasakan langsung ketika kita datang ke daerahnya,gemuruhnya air yang datang dari air curugan air tersebut terdengar dalam jarak 200 meter dari air terjun sebelum dan ke asrian pepohonan yang berada di daerah tersebut sangat nyaman dengan kesejukan yang menambah ke indahan hutan rimbun  yang berada di lokasi wisata tersebut selain itu pula selum itu pula kita langsung di suguhi oleh ke indahan kot tasikmalaya yang yang bisa dilihat dari pesawahan yang berada sebelum masuk kawasan lokasi air terjun cimanintin dan dari pesawahan kita bisa lihat pemandangan indah ke sebelah utara kita bisa lihat lereng gunung gunung aseupan dan gunung bongkok dan sebelah selatan kita bisa lihat pemandangan orang asli penduduk si sana sedangmembajak sawah dan penanaman pertanian yang beada di pedesaan asli,
Sejarah air terjun cimanintin menurut tokoh yang berada di desa tersebut ialah bahwa:
Air terjun cimanintin banyak di kerumuni oleh burung manintin yang datang dari  tempat tempat lain seperti dari kecamatan atau desa lain kemudian datang ke air terjun tersebut dan menetap di lereng lereng /goa yang berada di air terjun tersebut sampai akhirnya air terjun cimanintin dijadika tempat sarang burung manintin yang berlabuh di air terjun tersebut maka disebutlah air terjun cimanintin yang berada di kampung babakan joho desa tanjungsari kec.salopa kab.tasikmalaya
Tahun 1972 datang ke daerah tersebut mahasiswa belanda yang datang nya yaitu dari universitas di belanda entah apa nama universitas tersebut yang jelas datang nya tersebut yaitu untuk berpetualang dan panjat tebing di dingding air terjun tersebut
Kemudian di tahun 1973 datang lagi mahasiswa dari belanda pada jaman tersenut terdapat di jidat dingding yaitu tulisan voc yang lama ke lamaan sampai saat ini hilang karena terkikis oleh keadaan alam dan termakan oleh waktu.

No comments:

Post a Comment